Ustadz Muda yang Luar Biasa

Sosok Ustad Muda yang satu ini Bernama Rizky Ramadhani, pria Asal Lantosan, Kecamatan Bosar Maligas, kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Ia Bekerja Sebagai Pendidik dan di percaya sebagai pengajar Yayasan Tahfiz Qur’an Al Huffazh Perdagangan.

Selain kegiatan nya mengajar, ia juga seorang mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Di kampus STAI Panca Budi Perdagangan, tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri di usianya yang masih terbilang sangat muda.

Read More

Bagaimana Kondisi Terkini Ustadz Rizky ? Berikut Petikan Wawancara Jurnalis deal-channel

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh?

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

 

Apa kabar Ustadz?

Alhamdulillah sehat

 

Bagaimana kegiatan Mengajar nya sampai saat ini?

Alhamdulillah berjalan dengan baik, bahkan kalau di bilang untuk seperti saya ini yang sedang berprofesi sebagai tenaga pendidik di bilang kekurangan waktu dalam mendidik anak-anak yang tujuan nya itu memberantas buta huruf Al-Qur’an.

 

Apa fokus utama dalam memberikan pelajaran kepada murid?

Kalau Fokus utama itu yang pertama untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an, maka tujuan kami memperkenalkan kepada anak-anak tentang huruf Hijayyah, baru setelah itu sebagai tenaga pendidik kami mulai memberikan hafalan kepada anak-anak untuk di hafal di rumah.

 

Bagaimana pandangan ustadz terhadap minat Anak-anak Belajar Al-Qur’an?

Alhamdulillah untuk di kecamatan bandar sendiri ramai, dan kebetulan yayasan ini berdiri di kecamatan bandar, lebih tepatnya di samping Mesjid Agung Al Munawarah, dan Alhamdulillah untuk saat ini sangat banyak, bahkan ada yang jarak  tempuh ke pengajian Tahfiz Ada yang berjarak sekitar Satu jam . Ini pembuktian minat anak-anak masih banyak yang tertarik membaca Al-Qur’an.

 

Bagaimana Harapan untuk kedepannya agar Anak-anak semakin tertarik belajar membaca Al-Qur’an ?

Banyak harapan untuk anak-anak yang belajar Al-Qur’an karena ketika anak-anak sudah kita kenalkan dengan Al-Qur’an maka InsyaAllah anak-anak itu akan lebih terarah lagi baik dari segi pergaulan nya dari perbuatan nya pasti akan terarah. Kalau untuk anak-anak tertarik belajar Al-Qur’an harus kita berikan motivasi,ketika kita tidak membaca Al-Qur’an kita akan sakit, yang sakit itu bukan tubuh kita, tetapi hati kita bisa menjadi sakit, karena ketika kita tidak membaca Al-Qur’an maka hati kita yang di berikan cahaya/Nur maka Pelan-pelan akan padam, itu karena kita tidak pernah membaca atau mencintai Al-Qur’an. Harapan untuk masyarakat Kecamatan Bandar dan Bosar Maligas agar dapat mencetak generasi yang Qur’ani. Karena kelak mereka yang akan menjadi pemimpin dan insyallah ketika mereka sudah dibekali dengan ilmu Al-Qur’an pasti hidup nya akan lebih terarah Aamiin Ya rabbal alamin. (am)

Related posts