DEAL OLAHRAGA | Suasana pagi di Batang Kuis terasa lebih hidup ketika matahari mulai menyinari kawasan Sport Center Sumatera Utara. Jalan menuju Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang, dipenuhi kendaraan yang melintas. Sebagian orang datang karena urusan perjalanan menuju Bandara Kualanamu, namun tidak sedikit pula yang sengaja singgah hanya untuk melihat bangunan megah yang kini menjadi perhatian banyak orang: Stadion Utama Sumatera Utara.
Dari kejauhan, stadion itu tampak berdiri kokoh dengan desain modern yang mencolok. Letaknya yang strategis membuat bangunan ini mudah terlihat dan cepat menjadi ikon baru kawasan tersebut. Warga sekitar menyebutnya dengan penuh kebanggaan sebagai Stadion Sumut, bahkan ada yang akrab menyebutnya Gelora Batang Kuis, karena dianggap menjadi wajah baru pusat olahraga di daerah itu.
Saat pertama kali melihat langsung, kesan megah memang sulit dihindari. Struktur bangunannya besar, tertata rapi, dan memiliki nuansa stadion modern yang jarang ditemukan di daerah. Dengan kapasitas puluhan ribu penonton, stadion ini dibangun sebagai venue utama Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI Aceh-Sumut 2024. Tempat ini juga menjadi lokasi penting dalam penutupan pesta olahraga nasional tersebut, menjadikannya salah satu proyek prestisius Sumatera Utara.
Saat itu Presiden Joko Widodo pernah meresmikan stadion ini secara langsung pada Oktober 2024. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa stadion sebesar ini tidak boleh hanya menjadi bangunan megah tanpa fungsi berkelanjutan. Perawatan, pemanfaatan, dan keberlangsungan aktivitas olahraga menjadi hal yang sangat penting agar stadion tetap hidup dan bermanfaat bagi masyarakat.
Memasuki area stadion, pengunjung langsung merasakan suasana lapang dan tertata. Akses jalan yang nyaman, area parkir yang luas, serta lapangan utama dengan rumput hijau yang terawat memberikan kesan profesional. Banyak orang merasa seperti sedang melihat stadion bertaraf internasional yang biasanya hanya terlihat di televisi.
Bagi masyarakat sekitar, stadion ini bukan sekadar tempat pertandingan sepak bola. Kawasan sport center mulai berkembang menjadi ruang publik baru. Pada pagi dan sore hari, warga datang untuk berolahraga ringan, berjalan santai bersama keluarga, atau sekadar menikmati suasana terbuka di sekitar stadion. Kehadirannya perlahan mengubah wajah Batang Kuis menjadi lebih ramai dan memiliki daya tarik tersendiri.
Dunia olahraga Sumatera Utara juga menaruh harapan besar pada stadion ini. Banyak pihak melihatnya sebagai pusat baru pembinaan atlet daerah, terutama sepak bola. Stadion ini dianggap layak menjadi kandang kebanggaan bagi masyarakat pecinta sepak bola, termasuk pendukung klub lokal seperti PSMS Medan. Bahkan, stadion ini sempat disebut memiliki peluang menjadi tuan rumah ajang internasional seperti Piala AFF U-19, yang menunjukkan kualitas fasilitasnya cukup diperhitungkan.
Selain untuk sepak bola, kawasan stadion juga mulai digunakan untuk berbagai kegiatan lain seperti event otomotif, konser, dan kegiatan olahraga besar lainnya. Pemerintah daerah melihat potensi besar stadion ini sebagai pusat sport tourism yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran pengunjung dari luar daerah tentu membawa dampak positif bagi usaha kecil, kuliner lokal, hingga sektor jasa.
Di warung kopi sekitar stadion, pembicaraan tentang bangunan megah itu hampir selalu muncul. Warga merasa daerah mereka kini memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan. Batang Kuis yang sebelumnya lebih dikenal sebagai jalur lintas menuju bandara, kini perlahan dikenal sebagai lokasi stadion terbesar dan termegah di Sumatera Utara.
Meski demikian, masyarakat juga menyadari bahwa tantangan sesungguhnya baru dimulai setelah stadion selesai dibangun. Banyak yang berharap tempat ini tidak bernasib sama seperti sejumlah fasilitas olahraga lain yang megah di awal tetapi akhirnya sepi dan kurang terawat. Stadion ini harus terus digunakan, dirawat, dan dihidupkan agar benar-benar menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Melihat Stadion Sumatera Utara di Batang Kuis pada akhirnya bukan hanya soal menikmati bangunan besar dari beton dan baja. Lebih dari itu, stadion ini menjadi lambang harapan baru—tentang kemajuan daerah, pembinaan olahraga, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar.
Di tengah hamparan lapangan hijau yang luas, orang-orang tidak hanya melihat sebuah stadion. Mereka melihat peluang, kebanggaan, dan mimpi besar bahwa dari Batang Kuis, Sumatera Utara dapat menunjukkan dirinya lebih kuat di tingkat nasional bahkan internasional. (ath)
Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel dan Alwas Mart Media melalui Whatsapp Channel:
https://whatsapp.com/channel/0029VaFToFG8kyyGpriTkR0G









