Apple PHK Karyawan Lagi: Langkah Keempat dalam Setahun

REUTERS/Mike Segar/File Photo

DEAL TECHNO | Apple terpaksa kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari penyesuaian prioritas internal perusahaan. Kali ini, setidaknya 100 karyawan di divisi layanan digital terdampak PHK. Laporan Bloomberg mengungkapkan bahwa sebagian besar dari mereka berasal dari tim yang mengelola aplikasi Apple Books dan Apple Bookstore, serta beberapa layanan lainnya seperti Apple News.

 

Read More

Meski demikian, langkah PHK ini tidak menunjukkan bahwa Apple akan mengubah fokusnya dari layanan-layanan seperti Apple Books. Aplikasi Apple Books, yang pertama kali diumumkan oleh co-founder Steve Jobs pada tahun 2010 bersamaan dengan peluncuran iPad, akan tetap mendapatkan pembaruan dan fitur baru di masa depan. Apple Books diluncurkan sebagai pesaing Kindle, meskipun hingga kini belum mampu mengalahkan popularitas layanan milik Amazon tersebut.

 

Jumlah karyawan yang bekerja di divisi layanan digital Apple tidak terungkap secara rinci. Namun, laporan tahunan terbaru perusahaan menunjukkan bahwa Apple memiliki sekitar 161.000 karyawan penuh waktu per 30 September 2023. Divisi layanan digital, yang mencakup Apple TV+, Apple Music, Apple News, dan lainnya, merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar bagi perusahaan. Dalam laporan keuangan terbarunya, divisi ini menyumbang sekitar 28% dari total pendapatan Apple.

 

Sebagian besar pendapatan dari divisi layanan digital diperoleh melalui pembelian dalam aplikasi dan langganan di App Store. Apple tampaknya tidak menganggap Apple Books sebagai bagian utama dari lini produk digitalnya, seperti yang dikutip oleh The Verge pada Jumat (30/8/2024).

 

CEO Apple, Tim Cook, sebelumnya menyatakan bahwa PHK akan menjadi opsi terakhir bagi perusahaan. Jika dibandingkan dengan perusahaan teknologi lainnya, tindakan PHK yang dilakukan Apple tergolong lebih jarang, dan jumlah karyawan yang terdampak cenderung lebih kecil. Ini merupakan PHK keempat yang dilakukan Apple pada tahun ini. Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini memangkas 600 karyawan di divisi riset dan pengembangan microLED serta proyek mobil listrik otonom, dan 121 karyawan di divisi AI.

 

Apple menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan antara inovasi dan efisiensi operasional. Dengan langkah-langkah penyesuaian seperti ini, perusahaan berusaha mengoptimalkan fokus pada area yang dianggap paling strategis untuk pertumbuhan jangka panjang. Meskipun PHK ini menandakan adanya perubahan dalam struktur organisasi, Apple tetap berkomitmen untuk mempertahankan kualitas dan pengembangan layanan utama mereka. (wam)

Related posts