DEAL TECHNO | Para peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) telah mengembangkan sebuah chatbot AI yang berinteraksi dengan pengguna dalam percakapan dengan diri mereka di masa depan. Tujuan dari inovasi ini adalah untuk mendorong pengambilan keputusan yang bijaksana terkait kesehatan, keuangan, dan jalur karier. Dengan mensimulasikan diri pengguna di masa depan dan memanfaatkan ingatan sintetis, ‘Future You’ mengajak pengguna untuk mempertimbangkan aspirasi jangka panjang mereka dan membuat pilihan yang lebih tepat saat ini.
Proses pembuatan chatbot ini melibatkan dua komponen utama. Pertama, pengguna memulai percakapan dengan memberikan informasi pribadi mereka, kemudian mereka mengunggah foto potret yang secara digital diubah menjadi tampilan diri mereka di masa depan. Chatbot menggunakan data ini untuk menghasilkan respons yang koheren, dengan memanfaatkan model bahasa GPT-3.5 dari OpenAI untuk memfasilitasi pertukaran yang bermakna. Persona baru yang dihasilkan dapat memberikan saran dan merenungkan kehidupan pengguna untuk memberikan wawasan tentang masa depan mereka.
Mengapa Chatbot Ini Berguna?
Pengguna diberitahu bahwa ‘diri masa depan’ ini bukanlah prediksi, melainkan potensi diri masa depan berdasarkan informasi yang mereka berikan. Mereka didorong untuk mengeksplorasi berbagai masa depan dengan mengubah jawaban mereka pada kuesioner. Setelah beberapa kali percakapan dengan ‘diri masa depan’nya, Pat Pataranutaporn dari MIT Media Lab melaporkan bahwa diskusi paling mendalam adalah ketika chatbot mengingatkannya untuk meluangkan waktu bersama orang tuanya, karena mereka tidak akan selalu ada selamanya.
Dalam sebuah makalah ilmiah pra-cetak, proyek MIT ini menunjukkan janji dalam mengurangi kecemasan dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan diri masa depan seseorang, memberdayakan individu untuk mengejar tujuan tertentu, mengadopsi kebiasaan yang lebih sehat, dan merencanakan masa depan keuangan mereka. Para ahli ilmu perilaku memuji pendekatan inovatif proyek ini, menekankan potensi alat semacam itu untuk mempengaruhi pengambilan keputusan yang bermanfaat dengan membuat diri masa depan lebih nyata dan relevan dengan masa kini. (WAM)








