DEAL ACEH | Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, kini menjadi sorotan publik setelah dilewati oleh para kontingen PON XXI. Infrastruktur tol yang menghubungkan dua kota utama di Provinsi Aceh ini diyakini akan memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas peserta dan logistik selama berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional yang diadakan di Aceh dan Sumatera Utara.
Tol sepanjang 74 kilometer ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah Aceh. Dalam sambutannya saat peresmian, Presiden Jokowi menegaskan bahwa infrastruktur ini tak hanya akan memudahkan transportasi, tetapi juga meningkatkan konektivitas antar daerah di Aceh, mendorong pariwisata, dan memperbaiki distribusi barang serta jasa.
Setelah diresmikan, tidak butuh waktu lama bagi tol ini untuk digunakan oleh para kontingen PON XXI. Menurut laporan, tim-tim dari berbagai provinsi mulai melewati jalur ini dalam perjalanan menuju lokasi pertandingan. “Ini sangat memudahkan kami. Jalannya mulus, hemat waktu, dan nyaman,” ungkap salah satu anggota kontingen dari Jawa Barat. Sebelumnya, perjalanan dari Sigli ke Banda Aceh memerlukan waktu yang cukup lama, namun dengan keberadaan tol, waktu tempuh kini bisa dipangkas secara signifikan, menjadi hanya sekitar satu jam perjalanan.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Syahrul Asmara, menyebut bahwa penggunaan tol ini oleh kontingen PON XXI menandai babak baru bagi transportasi di wilayah tersebut. “Dengan tol ini, mobilitas barang dan orang akan semakin lancar, terutama dalam mendukung kegiatan-kegiatan besar seperti PON. Ini akan meningkatkan daya saing daerah, baik dalam hal ekonomi maupun olahraga,” ujarnya.
Selain dimanfaatkan oleh kontingen, tol ini juga menjadi pilihan utama bagi warga setempat yang ingin menghadiri berbagai cabang olahraga yang diselenggarakan di Banda Aceh. Arus kendaraan pribadi dan angkutan umum dilaporkan meningkat, terutama pada akhir pekan ketika banyak warga yang ingin menyaksikan pertandingan.
Meskipun demikian, beberapa tantangan tetap ada, terutama terkait pengelolaan lalu lintas dan pengendalian jumlah kendaraan yang melewati tol saat PON berlangsung. “Kami terus memantau situasi lalu lintas di beberapa titik untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan,” kata pihak pengelola tol.
Sementara itu, dampak ekonomi dari tol Sigli-Banda Aceh mulai terasa di beberapa daerah sekitar, khususnya dalam sektor pariwisata dan kuliner. Restoran dan penginapan di sepanjang jalur tol dilaporkan mengalami peningkatan pengunjung sejak peresmian tol dan pelaksanaan PON.
Dengan pelaksanaan PON XXI yang berlangsung hingga beberapa pekan ke depan, keberadaan tol ini diharapkan terus berkontribusi besar dalam suksesnya gelaran olahraga nasional tersebut, sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Sumatera. (ath)








