Di tengah perkembangan industri penerbitan di Indonesia, Alwas Institute Indonesia, di bawah kepemimpinan Alim Thonthowi, telah muncul sebagai pemain kunci dalam menggagas jasa penulisan buku yang inovatif dan berdampak. Dalam wawancara ini, Alim Thonthowi akan memberikan wawasan eksklusif kepada wartawan Deal-Channel.com, Moyo, tentang upaya mereka dalam mengembangkan layanan penulisan buku di Jakarta dan Medan.
Moyo (MC): Selamat sore, saya Moyo dari Deal-Channel.com. Hari ini, saya beruntung dapat berbicara langsung dengan Alim Thonthowi, Direktur Alwas Institute Indonesia. Selamat datang, Pak Alim.
Alim Thonthowi (AT): Selamat sore juga, Moyo. Terima kasih telah memberikan kesempatan ini untuk berbicara.
MC: Untuk memulai, mungkin Anda dapat memberikan gambaran umum tentang Alwas Institute Indonesia dan inisiatif penulisan buku yang Anda gagas.
AT: Tentu. Alwas Institute Indonesia adalah lembaga riset dan konsultan yang berfokus pada pengembangan intelektual dan peningkatan kapasitas manusia. Salah satu inisiatif kami adalah menyediakan jasa penulisan buku, di mana kami membantu individu dan organisasi dalam menyalurkan gagasan dan pengetahuan mereka ke dalam bentuk tulisan yang terstruktur dan bermutu.
MC: Menarik. Bagaimana Alwas Institute Indonesia menanggapi permintaan akan layanan penulisan buku di Indonesia?
AT: Kami melihat permintaan akan layanan penulisan buku semakin meningkat, baik dari kalangan individu maupun institusi. Terutama di era digital ini, banyak orang yang ingin membagikan pengalaman, pengetahuan, dan ide-ide mereka melalui buku. Sebagai tanggapan, kami di Alwas Institute Indonesia berkomitmen untuk menyediakan layanan penulisan buku yang profesional dan berkualitas.
MC: Bagaimana Anda melihat perbedaan antara permintaan untuk layanan penulisan buku di Jakarta dan Medan?
AT: Tentu, perbedaan antara Jakarta dan Medan cukup signifikan dalam hal kebutuhan dan preferensi. Di Jakarta, permintaan cenderung lebih beragam dan fokus pada topik-topik yang relevan dengan kehidupan perkotaan dan bisnis. Sementara di Medan, kita melihat minat yang lebih besar dalam literatur lokal, sejarah daerah, dan budaya Batak, sebagai contoh. Namun, kami di Alwas Institute Indonesia siap untuk mengakomodasi kebutuhan klien di kedua kota tersebut.
Wawancara ini memberikan wawasan yang berharga tentang upaya Alwas Institute Indonesia dalam menggagas jasa penulisan buku yang berdampak di Jakarta dan Medan. Dengan visi yang jelas dan komitmen terhadap kualitas, Alwas Institute Indonesia terus menjadi pemimpin dalam industri penerbitan di Indonesia.








