DEAL MEDAN | Kepala Desa (Kades) terpilih mempertanyakan Surat Keputusan (SK) pelantikan dan pengangkatan sebagai pejabat desa, hal itu menyusul lebih dari satu bulan para Kades terpilih itu tak kunjung dilantik.
“Ya, masih risau karena belum turun SK pelantikan dan pengangkatan pejabat desa,” kata Kades terpilih Advokat Fransiskus Siallagan kepada www.deal-channel.com pada Selasa (23/05) di Simalungun.
Menurut Advokat yang terpilih menjadi Kades tersebut, dirinya masih risau dan bimbang karena sampai sekarang belum ada informasi turunnya SK pengangkatan sebagai kepala desa, apalagi undangan pelantikan jauh dari harapan.
Kerisauan tersebut, dirasakan hal yang sama bagi para Kades terpilih lainnya di Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, para Kades lainnya di Kabupaten Asahan misalnya, mereka telah dilantik dan diangkat sumpahnya.
“Bahkan, mereka telah menjalankan tugasnya,” tegas Siallagan.
Menanggapi hal itu, Direktur Kantor Hukum Paralegal Indonesia Medan Alim Thonthowi menegaskan, wajar saja jika para Kades terpilih galau dan bimbang, karena memang seringkali ada indikasi pengaduan dan riak-riak politik praktis pada level pusat.
“Ya, namanya politik harus dikawal sampai pusat (red.Kemendagri) bahkan jika perlu kawal sampai Presiden,” ujar analis hukum dan media dari Universitas Battuta Medan tersebut.
Meskipun demikian, Alim memberikan keyakinan bahwa Kades terpilih tidak akan berubah karena jelas disaksikan masyarakat dan panitia pemilihan kepala desa.
“Hasil perhitungan sudah jelas, tidak ada gugatan ke pengadilan, pasti prosesnya langsung disampaikan ke Kemendagri untuk diajukan SK ke Presiden, namanya proses administrasi pasti panjang, kan kolektif tidak sendiri-sendiri,” papar mantan hakim itu.
Saat dikonfirmasi oleh tim liputan www.deal-channel.com melalui perwakilan di Jakarta, pihak Kemendagri menyampaikan bahwa SK para Kades terpilih masih tahap verifikasi dari daerah masing-masing.
“Ya, masih ada verifikasi, kami hanya menunggu dari daerah lalu dilanjutkan ke bagian pemerintahan di Kemendagri,” kata Susanti, staf Kemendagri. (alfi/imron)








