Kereta Cepat Whoosh Jakarta–Bandung: Apakah Negara Mendapat Keuntungan?

Penumpang sedang mengantre masuk ke dalam rangkaian Kereta Cepat Whoosh di peron stasiun.
Di balik tingginya mobilitas penumpang, pengelolaan finansial dan utang proyek Whoosh masih menjadi perhatian pemerintah.

DEAL EKBIS | Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh menjadi salah satu proyek transportasi modern di Indonesia. Sejak beroperasi secara komersial pada Oktober 2023, kereta cepat ini menawarkan perjalanan yang lebih singkat antara Jakarta dan Bandung. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul pertanyaan mengenai keuntungan yang diperoleh negara dari proyek ini.

Whoosh dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), perusahaan yang melibatkan konsorsium Indonesia dan China. Proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarkota, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Read More

Dari sisi pelayanan, Whoosh memberikan manfaat melalui penghematan waktu perjalanan. Masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih cepat dibandingkan sejumlah moda perjalanan lainnya. Kehadirannya juga berpotensi meningkatkan kegiatan usaha di sekitar stasiun.

Namun, manfaat tersebut belum tentu berarti proyek ini telah menghasilkan keuntungan finansial bagi perusahaan maupun negara.

Kerugian Keuangan Masih Menjadi Tantangan

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang diberitakan Katadata pada 2026, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN Indonesia yang memiliki saham mayoritas di KCIC, mencatat kerugian bersih sekitar Rp5,13 triliun pada semester pertama 2026.

Angka tersebut menunjukkan adanya tekanan keuangan yang perlu diperhatikan. Meski demikian, kerugian PSBI tidak boleh langsung disamakan dengan kerugian negara dalam arti keseluruhan karena keduanya memiliki dasar perhitungan yang berbeda.

Persoalan pembiayaan Whoosh juga menjadi perhatian pemerintah. Pada Oktober 2026, pemerintah menyiapkan landasan hukum untuk mengatur pengalihan saham PSBI dan penyelesaian kewajiban utang proyek tersebut. Pemerintah menyatakan bahwa proses ini harus menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mengendalikan risiko terhadap keuangan negara.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa keberlanjutan keuangan Whoosh masih membutuhkan penanganan yang hati-hati.

Apakah Negara Untung?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, keuntungan Whoosh perlu dilihat dari dua sisi.

Pertama, dari sisi keuangan, keuntungan harus diukur melalui pendapatan, biaya operasional, pembayaran bunga dan pokok utang, serta kewajiban lainnya. Data yang tersedia menunjukkan bahwa konsorsium BUMN Indonesia masih menghadapi kerugian. Karena itu, belum tepat menyimpulkan bahwa proyek ini telah memberikan keuntungan finansial bersih kepada negara.

Kedua, dari sisi manfaat publik, Whoosh menawarkan perjalanan yang lebih cepat, meningkatkan pilihan transportasi, dan berpotensi mendukung sektor pariwisata serta perdagangan. Manfaat ini penting, tetapi perlu dihitung secara terukur agar dapat dibandingkan dengan biaya investasi dan risiko pembiayaannya.

Dengan demikian, sebuah proyek dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi pada saat yang sama masih menghadapi persoalan keuangan.

Kesimpulan

Kereta Cepat Whoosh merupakan kemajuan dalam transportasi Indonesia, tetapi keuntungan finansialnya masih menjadi persoalan yang harus diselesaikan. Kerugian yang dicatat konsorsium BUMN dan proses penataan kewajiban utang menunjukkan bahwa keberhasilan proyek tidak cukup dinilai dari kecepatan kereta dan jumlah penumpang.

Pemerintah perlu memastikan bahwa pengelolaan utang dilakukan secara transparan, biaya dapat dikendalikan, dan manfaat ekonomi proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

Jadi, apakah negara untung dari Whoosh? Dari sisi manfaat transportasi, masyarakat memperoleh pilihan perjalanan yang lebih cepat. Namun, dari sisi keuangan, data yang tersedia belum menunjukkan bahwa proyek ini telah menghasilkan keuntungan bersih bagi negara. Penilaian akhir membutuhkan perhitungan menyeluruh atas manfaat publik, biaya investasi, pendapatan, dan seluruh kewajiban keuangannya. (ath)

 

Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel dan Alwas Mart Media melalui Whatsapp Channel:
Channel Whatsapp Deal Channel

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you human? Please solve:Captcha