DEAL RILEKS | Pempek teri, salah satu variasi dari makanan khas Palembang, tidak hanya memanjakan lidah dengan rasa gurih dan teksturnya yang kenyal tetapi juga menawarkan manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama bagi kesehatan tulang. Olahan ini, yang menggunakan ikan teri sebagai bahan utama, mengandung sejumlah nutrisi penting yang mendukung kekuatan dan kepadatan tulang.
Ikan teri dikenal kaya akan kalsium, magnesium, fosfor, dan vitamin D—komponen esensial untuk kesehatan tulang. Dalam 100 gram ikan teri segar, terdapat sekitar 972 mg kalsium, hampir memenuhi kebutuhan harian kalsium bagi orang dewasa. Kandungan fosfornya yang tinggi juga berperan penting dalam membentuk dan memperkuat struktur tulang.
Selain itu, ikan teri mengandung asam lemak omega-3 yang membantu mengurangi peradangan pada sendi dan mencegah penyakit seperti osteoporosis. Vitamin D dalam ikan teri mendukung penyerapan kalsium dalam tubuh, menjadikannya kombinasi sempurna untuk menjaga kesehatan tulang secara optimal.
Pempek Teri: Alternatif Lezat dan Sehat
Dalam bentuk pempek teri, kandungan nutrisi ikan teri tetap terjaga. Proses pengolahan yang mencampurkan ikan teri dengan sagu memberikan tambahan serat yang baik untuk pencernaan. Kuah cuko yang menjadi pelengkap pempek juga mengandung gula aren dan asam jawa yang kaya akan antioksidan, meskipun konsumsinya tetap perlu dibatasi bagi penderita gangguan gula darah.
“Pempek teri bukan hanya sekadar makanan tradisional, tetapi juga sumber nutrisi yang membantu mencegah masalah tulang seperti pengeroposan dini,” kata Dr. Lina Wahyuni, ahli gizi dari Palembang. “Kombinasi ikan teri dan bumbu cuko menjadikannya pilihan yang lezat sekaligus menyehatkan.”
Manfaat Kesehatan Tulang
Mengonsumsi pempek teri secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan tulang, seperti:
- Mencegah Osteoporosis: Kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi membantu memperlambat proses pengeroposan tulang.
- Mendukung Regenerasi Tulang: Protein dalam ikan teri membantu pembentukan sel-sel tulang baru.
- Mengurangi Risiko Arthritis: Omega-3 dalam ikan teri bersifat antiinflamasi dan melindungi sendi dari peradangan.
Peringatan dalam Konsumsi
Meski bermanfaat, konsumsi pempek teri tetap harus diperhatikan, terutama bagi penderita hipertensi. Ikan teri yang digunakan seringkali mengandung garam cukup tinggi jika tidak diolah dengan benar. Oleh karena itu, penggunaan garam dalam adonan pempek harus dibatasi.
“Pilih ikan teri segar atau yang kadar garamnya rendah untuk memaksimalkan manfaat kesehatannya,” saran Dr. Lina.
Pempek teri tidak hanya menggugah selera tetapi juga mengingatkan kita akan potensi besar makanan lokal yang kaya nutrisi. Dengan kandungan gizi yang mendukung kesehatan tulang, pempek teri bisa menjadi salah satu solusi pangan lokal yang menyehatkan.
Di tengah tren makanan modern, pempek teri membuktikan bahwa tradisi kuliner nusantara memiliki nilai yang tak tergantikan. Tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga membantu menjaga tubuh tetap sehat. (ath)






