DEAL RILEKS | Deru pelan tram yang bergerak di atas rel menjadi suara yang akrab di tengah suasana Kota Hiroshima. Kendaraan listrik itu melintas perlahan di antara gedung modern, taman kota, sungai kecil, dan jalanan yang tertata rapi. Bagi banyak wisatawan, perjalanan menggunakan tram di Hiroshima bukan hanya soal berpindah tempat, melainkan pengalaman menikmati ritme kota yang tenang dan penuh sejarah.
Di Jepang, Hiroshima dikenal sebagai salah satu kota yang masih mempertahankan sistem tram klasik sebagai transportasi utama masyarakat. Jalur tram di kota ini bahkan termasuk yang terbesar di negara tersebut. Hingga kini, tram tetap menjadi pilihan favorit warga dan wisatawan karena praktis, nyaman, sekaligus menawarkan pengalaman berbeda dibanding transportasi modern berkecepatan tinggi.
Keunikan tram Hiroshima tidak lepas dari sejarah panjang kota itu sendiri. Setelah tragedi bom atom pada tahun 1945 yang menghancurkan hampir seluruh wilayah kota, sebagian besar armada tram ikut rusak. Namun, di tengah kondisi kota yang porak-poranda, layanan tram berhasil kembali beroperasi hanya beberapa hari setelah pengeboman. Peristiwa itu kemudian dikenang sebagai simbol kebangkitan Hiroshima dari kehancuran perang.
Saat ini, beberapa armada tram lama masih dipertahankan dan tetap digunakan di jalur tertentu. Bentuknya yang klasik dan suasananya yang tenang membuat banyak wisatawan tertarik mencobanya. Dari balik jendela tram, pengunjung dapat melihat kehidupan Hiroshima berjalan damai — sesuatu yang sulit dibayangkan jika mengingat sejarah kelam kota tersebut puluhan tahun lalu.
Perjalanan tram di Hiroshima menawarkan suasana yang berbeda dibanding kota besar lain di Jepang. Tidak ada hiruk-pikuk berlebihan atau ritme kehidupan yang terlalu cepat. Tram bergerak perlahan melewati pusat kota, kawasan pertokoan, perkantoran, hingga jalur dekat sungai yang menjadi salah satu ciri khas Hiroshima.
Banyak wisatawan memilih duduk di dekat jendela sambil menikmati pemandangan kota. Sebagian memotret suasana jalanan, sementara yang lain hanya menikmati perjalanan tanpa terburu-buru. Bagi pelancong asing, pengalaman ini dianggap sebagai cara terbaik menikmati Hiroshima secara lebih dekat dan santai.
Selain menjadi sarana transportasi, tram juga telah berkembang menjadi bagian dari daya tarik wisata Hiroshima. Kota ini sendiri terus mengalami peningkatan jumlah wisatawan setiap tahun. Wisata sejarah, budaya, kuliner, hingga perjalanan santai menggunakan tram menjadi kombinasi yang membuat Hiroshima semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dari jalur tram, wisatawan juga dapat menuju sejumlah lokasi populer seperti Hiroshima Peace Memorial Park maupun pelabuhan yang terhubung ke Pulau Miyajima. Perjalanan terasa semakin menarik karena pengunjung dapat menikmati suasana kota secara perlahan sambil melihat aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menjelang sore, suasana perjalanan dengan tram menjadi lebih menenangkan. Cahaya matahari mulai memantul di kaca bangunan dan permukaan sungai, sementara tram tua terus bergerak perlahan di tengah kota. Di beberapa titik, bangunan bersejarah yang berkaitan dengan tragedi bom atom masih berdiri sebagai pengingat masa lalu Hiroshima.
Meski dikenal dunia karena sejarah kelam perang, Hiroshima kini justru menghadirkan wajah kota yang damai dan nyaman. Banyak wisatawan merasa kota ini memiliki suasana yang lebih hangat dan manusiawi dibandingkan dengan kota besar lain di Jepang.
Bagi warga Hiroshima, tram bukan hanya kendaraan umum, tetapi juga bagian dari identitas kota. Rel-rel yang membelah jalanan menjadi saksi perjalanan panjang Hiroshima dari kehancuran menuju kebangkitan. Kehadiran tram tua yang masih beroperasi hingga sekarang seolah menjaga hubungan antara sejarah masa lalu dan kehidupan modern kota tersebut.
Di tengah perkembangan teknologi dan transportasi cepat Jepang, Hiroshima tetap mempertahankan pesona perjalanan yang sederhana. Tram-tram yang melintas perlahan di tengah kota menghadirkan pengalaman berbeda: menikmati perjalanan tanpa tergesa, merasakan suasana kota dengan lebih dekat, dan memahami bagaimana Hiroshima tumbuh menjadi simbol perdamaian dunia. (ath)
Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel dan Alwas Mart Media melalui Whatsapp Channel:
https://whatsapp.com/channel/0029VaFToFG8kyyGpriTkR0G






