Menjadi Wadah Diskusi Pemuda dan Oase Spiritual, Musholla Muslimat Tomuan Pematangsiantar Resmi Diresmikan

Suasana peresmian Musholla Muslimat Tomuan di Kota Pematangsiantar yang dihadiri oleh Walikota Wesly Silalahi dan tokoh Muhammadiyah.
Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama tokoh Muhammadiyah meresmikan Musholla Muslimat Tomuan pada Sabtu, 27 Juni 2026.

DEAL PROFIL | PEMATANGSIANTAR – Sebuah capaian penting dalam pembangunan sarana ibadah dan pusat pergerakan kepemudaan berhasil dituntaskan di Kota Pematangsiantar. Tepat pada tanggal 27 Juni 2026, Musholla Muslimat Tomuan yang terletak di Kota Pematangsiantar secara resmi diresmikan. Proses pembangunan fasilitas keagamaan ini memerlukan perjalanan panjang yang dinamis, di mana peletakan batu pertama dan pengerjaan awalnya telah dimulai sejak tahun 2021 silam, hingga akhirnya rampung sepenuhnya pada bulan Februari 2026.

Secara geografis, rumah ibadah ini bertempat di Jalan Siatas Barita, Gang H. Rupino, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. Selain berfungsi utama sebagai tempat ibadah bagi masyarakat sekitar, bangunan ini memegang peran strategis lain yang tidak kalah penting. Sejak tahun 2017, lokasi ini telah aktif difungsikan sebagai Sekretariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pematangsiantar. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya menjadi ruang shalat berjamaah, melainkan menjelma sebagai wadah konsolidasi intelektual dan tempat berdiskusi yang sangat aktif bagi kader-kader IMM di Kota Pematangsiantar.

Read More

Peresmian sarana ibadah ini dirangkai dengan kegiatan Tabligh Akbar yang berlangsung khidmat dan semarak. Acara seremonial ini dihadiri secara langsung oleh Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. Kehadiran orang nomor satu di Pemko Pematangsiantar tersebut turut didampingi oleh Ny. Liswaty Sinaga selaku TP PKK Kota Pematangsiantar serta Junaedi Sitanggang yang menjabat sebagai Sekda Kota Pematangsiantar.

Selain unsur pemerintahan, tampak hadir pula tokoh-tokoh sentral dari Persyarikatan Muhammadiyah, di antaranya Wakil Ketua PDM Pematangsiantar DR. Ahmad Fitrianto dan Ahmad Syukri Batubara, S.Ag. Dukungan legislatif juga terlihat dengan hadirnya Nurlela Sikumbang, S.H., selaku anggota DPRD Fraksi PAN Kota Pematangsiantar. Acara ini semakin lengkap dengan kehadiran Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua, Lurah Tomuan WR Mongunsidi Purba, S.H., serta jajaran Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah & Aisyiyah se-Kota Pematangsiantar, beserta ratusan simpatisan dan warga sekitar.

Apresiasi dari Kader dan Laporan Transparansi Dana Pembangunan

Ketua Panitia Pelaksana Pelaksana, Bill F.P.I Nasution, S.Sos., dalam laporan pembukanya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi nyata, baik materiel maupun moril, demi menyukseskan agenda Tabligh Akbar sekaligus peresmian ini. Sebagai sosok yang tumbuh besar dalam rahim perkaderan di lokasi tersebut, Bill mengungkapkan kedekatan emosionalnya yang mendalam.

“Saya juga merupakan kader IMM dari musholla ini yang kami urus sejak tahun 2017. Insyaallah, ke depan kami akan terus menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat di sekitar Musholla Muslimat Tomuan ini. Kami merasa sangat bersyukur dan bahagia karena tempat ibadah ini akhirnya bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Bill dengan penuh semangat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BKM Muslimat sekaligus Ketua Pimpinan Ranting (PR) Muhammadiyah Tomuan, Malun Saragi, memaparkan secara transparan kilas balik perencanaan serta rincian anggaran yang telah digunakan selama proses pembangunan fisik gedung.

“Setelah melewati momentum Ramadhan pada tahun 2021, kami mulai merencanakan pembangunan ini secara matang. Alhamdulillah, sebelum memasuki bulan Ramadhan tahun 2026, Musholla Muslimat Tomuan ini sudah berdiri dengan layak dan dapat dipergunakan dengan nyaman oleh jamaah,” jelas Malun Saragi.

Lebih lanjut, Malun menginformasikan mengenai rencana perluasan area di masa mendatang. Apabila para hadirin memperhatikan area di sebelah bangunan utama, terdapat konstruksi yang belum selesai. Area tersebut diproyeksikan untuk pembangunan Kantor Sekretariat, Gudang, serta Madrasah bagi anak-anak. Fasilitas penunjang tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara luas oleh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah maupun oleh masyarakat umum. Terkait hal tersebut, pengurus memohon doa restu serta dukungan berkelanjutan dari seluruh lapisan masyarakat.

Mengenai rekapitulasi finansial, Malun Saragi memaparkan bahwa total dana bantuan yang masuk untuk proyek pembangunan ini terhitung sampai bulan Mei 2026 mencapai Rp211.209.000. Dari total dana yang dihimpun tersebut, alokasi anggaran yang sudah diserap dan digunakan untuk konstruksi fisik adalah sebesar Rp206.839.000.

Aliran dana stimulan tersebut bersumber dari beberapa pos anggaran, yang dirincikan sebagai berikut:

  • Bantuan Perdana: Diperoleh melalui Kegiatan Silaturahim Syawal PDM Pematangsiantar pada tahun 2021 sebesar Rp23.209.000.
  • Donatur Pribadi: Sumbangan sukarela dari para donatur yang terkumpul sebesar Rp53.587.000.
  • Kemenag Ramah: Bantuan stimulan dari program Kementerian Agama sebesar Rp35.000.000.
  • Pemerintah Kota: Dana hibah dari Pemerintah Kota Pematangsiantar sebesar Rp100.000.000.

“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih banyak yang tak terhingga kepada seluruh pihak. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan melancarkan rezeki bagi kita semua,” tambah Malun.

Dukungan Legislatif dan Dorongan Semangat Muda dari PDM

Dukungan penuh terhadap keberlanjutan fungsi sarana ibadah ini juga disuarakan oleh parlemen. Anggota DPRD Fraksi PAN Kota Pematangsiantar, Nurlela Sikumbang, S.H., dalam petikan sambutannya menegaskan komitmen pribadinya sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.

“Saya pribadi merupakan kader Aisyiyah sekaligus duduk di kepengurusan PD Aisyiyah Kota Pematangsiantar. Harapan saya, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tomuan beserta BKM Muslimat dapat terus konsisten menginisiasi berbagai program kebaikan yang maslahat untuk semua kalangan. Selaku representasi rakyat di DPRD Pematangsiantar, saya menegaskan selalu siap untuk mengawal, mengiringi, dan mendukung setiap usulan pembangunan rumah ibadah yang menjadi bagian dari program strategis Walikota Pematangsiantar, Bapak Wesly Silalahi,” tegas Nurlela.

Pandangan positif mengenai dinamika internal kepengurusan juga datang dari struktur daerah. Wakil Ketua PDM Pematangsiantar, DR. Ahmad Fitrianto, memberikan catatan khusus mengenai komposisi pengelola yang dinilainya memiliki energi yang luar biasa.

“Struktur Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tomuan maupun jajaran kepengurusan BKM Muslimat ini secara dominan diisi dan digerakkan oleh anak-anak muda. Insyaallah, setiap derap langkah aktivitas yang mereka lakukan selalu diiringi atas nama Lailahaillallah. Semoga semangat kepemudaan yang progresif ini dapat terus dipertahankan secara konsisten dan keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tutur DR. Ahmad Fitrianto.

Pesan Toleransi dari Walikota dan Visi “Musholla Sejuta Pemuda”

Peresmian Musholla Muslimat Tomuan oleh Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn.,

Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., dalam pidato resminya menyampaikan ucapan selamat atas rampung dan diresmikannya Musholla Muslimat Tomuan. Beliau menaruh harapan besar agar bangunan fisik ini berbanding lurus dengan peningkatan kualitas sosial keagamaan warga sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Wesly juga memaparkan pencapaian indeks toleransi yang diraih oleh daerah yang dipimpinnya. Saat ini, Kota Pematangsiantar sukses menempahkan diri sebagai Kota Toleransi Nomor 4 di Indonesia, berada di bawah Kota Salatiga, Singkawang, dan Semarang.

“Pencapaian ini menjadi salah satu bukti otentik dari kuatnya rajutan kemajemukan di Kota Pematangsiantar. Ketika elemen masyarakat secara sadar dapat saling menghargai perbedaan latar belakang suku, agama, maupun budaya, maka secara otomatis akan tercipta sebuah kerukunan hakiki yang menjaga keutuhan kita bersama. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat dan menjaga harmoni di tengah perbedaan yang kita miliki,” ujar Walikota.

Lebih mendalam, Wesly Silalahi juga menggarisbawahi esensi mendasar dari sebuah proses pembangunan tempat ibadah. Menurutnya, aktivitas membangun rumah ibadah tidak boleh dipandang sekadar sebagai upaya mendirikan konstruksi fisik atau bangunan beton semata. Lebih dari itu, esensi utamanya adalah mentransformasikannya menjadi sebuah oase spiritual yang berfungsi untuk membentuk karakter manusia, mempererat tali persaudaraan antar-sesama, serta meningkatkan kualitas batiniah manusia secara komprehensif.

Selaras dengan pandangan tersebut, Ustadz Ahmad Syukri, S.Ag., yang bertindak sebagai penceramah dalam kegiatan Tabligh Akbar tersebut, memberikan ulasan reflektif mengenai perjalanan historis tempat ibadah ini. Beliau mengaku telah mengikuti fase perkembangan Musholla Muslimat Tomuan sejak masa-masa awal dan mengapresiasi akselerasi perkembangannya yang dinilai sangat positif.

“Optimalkan fungsi tempat ibadah ini agar semakin memberikan kemaslahatan yang luas bagi masyarakat di sekitarnya. Jika di Pulau Jawa kita mengenal fenomena Masjid Sejuta Pemuda yang sangat fenomenal, maka di tempat ini saya melihat potensi besar bahwa kelak insyaallah tempat ini akan bertransformasi menjadi Musholla Sejuta Pemuda. Gerakan dakwah yang dikonstruksikan di sini tidak boleh terjebak pada aktivitas ritualitas semata, melainkan harus mampu merekonstruksi pola pikir umat menuju pemahaman Islam yang sebenar-benarnya,” urai Ahmad Syukri dalam tausiyahnya.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara Tabligh Akbar dan prosesi peresmian, panitia menyelenggarakan Gerakan Amal Sholeh (GAS), sebuah skema penggalangan dana yang telah menjadi ciri khas dan identitas melekat dalam setiap gerakan sosial-keagamaan Muhammadiyah. Skema GAS yang dialokasikan khusus untuk mendanai kelanjutan proyek pembangunan Kantor, Gudang, dan Madrasah tersebut berhasil menghimpun dana segar tunai sebesar Rp21.100.000 secara spontan dari para jamaah yang hadir. (red)

 

Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel dan Alwas Mart Media melalui Whatsapp Channel:
Channel Whatsapp Deal Channel

Related posts