DEAL NASIONAL | Jakarta, 30 Mei 2025 – Puluhan calon jemaah haji yang mendaftar melalui jalur Haji Furoda kini menghadapi kenyataan pahit. Visa yang dijanjikan tak kunjung terbit, menyebabkan kerugian besar bagi agen travel dan membuat calon jemaah pasrah.
Contents
Apa Itu Haji Furoda dan Mengapa Banyak Diminati?
Haji Furoda adalah program haji yang menggunakan visa khusus undangan (visa mujamalah) dari Pemerintah Arab Saudi. Berbeda dengan haji reguler yang memiliki antrean panjang hingga bertahun-tahun, Haji Furoda memungkinkan jamaah untuk berangkat tanpa menunggu kuota resmi dari pemerintah Indonesia.
Namun, karena prosesnya langsung melalui undangan, jamaah Haji Furoda sering kali harus membayar biaya yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan haji reguler. Biaya ini mencakup akomodasi, transportasi, dan visa mujamalah yang menjadi persyaratan utama. Meskipun terlihat sederhana, sistem ini memiliki sejumlah risiko yang tidak boleh diabaikan.
Risiko dan Tantangan Haji Furoda
Menurut laporan dari Cheria Travel, salah satu tantangan utama dalam Haji Furoda adalah risiko penggunaan visa palsu. Beberapa oknum biro travel nakal menawarkan paket Haji Furoda dengan iming-iming biaya murah, namun kenyataannya visa yang disediakan tidak valid. Hal ini dapat menyebabkan calon jamaah dideportasi atau bahkan dilarang masuk ke Arab Saudi.
Kasus nyata: Pada tahun 2023, ratusan jamaah asal Indonesia ditolak masuk ke Arab Saudi karena visa mujamalah yang mereka gunakan ternyata tidak terdaftar secara resmi di sistem imigrasi Arab Saudi. Situasi ini menyebabkan kerugian besar baik secara finansial maupun emosional.
Selain itu, jamaah Haji Furoda juga sering menghadapi masalah di bagian imigrasi. Karena visa mujamalah memiliki sifat eksklusif, otoritas imigrasi Arab Saudi sering kali melakukan pemeriksaan ketat terhadap dokumen jamaah. Jamaah dengan dokumen yang tidak lengkap atau mencurigakan dapat ditahan di bandara atau bahkan dipulangkan ke negara asal. Risiko ini tentu menimbulkan tekanan besar bagi jamaah yang sudah mengeluarkan biaya mahal.
Imbauan dan Tindakan dari Pemerintah
Menanggapi situasi ini, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari agen perjalanan (travel) yang menjanjikan keberangkatan haji dengan menggunakan visa furoda. Menurutnya, haji khusus (visa furoda) tidak bisa dikeluarkan secara mendadak melainkan harus melalui prosedur yang panjang.
“Jelang keberangkatan ibadah haji diimbau kepada masyarakat agar tidak tertipu agen travel yang menjanjikan visa furoda dengan cepat. Pemerintah harus tindak tegas oknum travel yang dengan jelas merugikan masyarakat,” katanya dalam Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VIII DPR RI, di Asrama Haji Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/5/2024).
Sementara itu, Kementerian Agama melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memperingatkan masyarakat untuk tidak termakan iming-iming berangkat haji dengan mudah dengan label haji furoda. Pasalnya, jika visa yang digunakan tidak sesuai, maka akan jadi masalah di tanah suci. Jangan sampai sudah keluar uang banyak, malah tidak bisa berhaji.
“Perlu diketahui masyarakat bahwa sebelum berangkat ke tanah suci untuk ibadah haji, agar dipastikan visa yang digunakan adalah visa haji. Sebab jika menggunakan visa tenaga musim atau visa ziarah, implikasinya berhadapan dengan hukum di Saudi,” kata Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari kepada tim Media Center Haji.
Langkah Pencegahan dan Edukasi untuk Calon Jemaah
Untuk menghindari risiko serupa, calon jemaah disarankan untuk:
- Memeriksa keabsahan visa melalui sistem online Pemerintah Arab Saudi.
- Memastikan biro travel memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.
- Menghindari tergiur harga terlalu murah yang tidak masuk akal.
- Membawa dokumen asli, termasuk paspor, visa, tiket, dan bukti pembayaran.
- Memastikan dokumen perjalanan diverifikasi oleh biro travel sebelum keberangkatan.
Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan calon jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman dan nyaman tanpa menghadapi kendala yang tidak diinginkan. (wam)
Sumber Referensi:
-
CNN Indonesia – Visa Haji Furoda Tak Terbit, Travel Rugi Miliaran, Calon Jemaah Pasrah
-
Cheria Travel – Haji Furoda 2025: Risiko dan Tantangan yang Perlu Diwaspadai
-
ANTARA News – 46 peserta haji undangan dideportasi, DPR desak pemerintah sanksi perusahaan jasa travel
-
EMedia DPR RI – Komisi VIII Imbau Masyarakat Hindari Agen Perjalanan Tawarkan Ibadah Haji Furoda
-
Kementerian Agama – Waspadai Iming-iming Haji Furoda, Jangan Sampai Bermasalah di Saudi






