DEAL EKBIS | Nusantara begitu luas dan kaya rempah dan sayur mayur, sejak dulu nusantara ini menjadi primadona dunia, penjajah betah tinggal di sini hingga mereka meninggalkan keturunannya di nusantara. Kini, ia disebut Indonesia.
Selain kaya rempah dan sayur mayur, Indonesia juga kaya masakan nusantara, sejak dulu hingga kini, masakan Indonesia selalu dinikmati dan lezat. Salah satunya adalah iga sapi bakar kecap.
Iga sapi bakar kecap, acapkali dimakan oleh para pedagang Arab dan Melayu nusantara, dulu saat terjadi perang di Indonesia, mereka memakan daging sapi dengan cara dibakar dan dicelupkan kecap.
Sekarang, masakan tersebut tidak pernah hilang dari nusantara, bahkan sebagian restoran dan rumah makan, menyajikan menu iga sapi bakar kecap.
Mengapa iga sapi?
Menurut chef Widi Alim, iga sapi merupakan bagian yang tepat untuk dibakar dan dibuat kuliner bagi para penikmat daging sapi. Selain itu, tentunya bagian paha dan daging di perut sapi, namun cara masaknya bukan dibakar. Kalaupun ingin dibakar kata chef Widi Alim, sebaiknya ditusuk sate dengan ditaburi bumbu pedas ataupun pedas manis.
Terkait iga sapi bakar tadi, sebagian penikmatnya mengatakan, kuliner ini tak lekang oleh waktu dan hidup sepanjang zaman.
“Iga sapi bakar bumbu kecap selalu ada di hati, hidup sepanjang zaman sebagai kuliner nusantara,” ujar Ismail yang pernah menikmati masakan tersebut.
Menjelang hari raya Idul Adha atau hari raya kurban, tentu daging kurban baik sapi ataupun kambing, layak dimasak dengan sajian iga bakar bumbu kecap. (ath)






