MENGOBATI HATI DARI PENYAKIT RIYA

MENGOBATI HATI DARI PENYAKIT RIYA’
Oleh: Nur Rohmad

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Takwa adalah kata yang ringan untuk diucapkan, akan tetapi berat dalam timbangan amal perbuatan. Takwa tempatnya adalah hati. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menunjuk ke dadanya tiga kali dan mengatakan:
Maknanya: “Takwa ada di sini, takwa ada di sini” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya)

Jadi hati adalah pemimpin anggota badan. Jika hati baik, maka seluruh anggota badan akan baik sehingga orang menjadi bertakwa. Sebaliknya jika hati rusak, maka anggota badan menjadi rusak sehingga orang menjadi pelaku maksiat. Maka marilah kita bertakwa kepada Allah, yaitu melaksanakan semua kewajiban dan meninggalkan semua yang diharamkan serta mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk kehidupan akhirat. Allah ta’ala berfirman:
Maknanya: “(yaitu) di hari yang harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang dihisab oleh Allah dengan hati yang bersih (dari kekufuran)” (QS. asy-Syu’ara’: 88-89)

Read More

Saudaraku seiman rahimakumullah,
Oleh karenanya mari kita perbaiki hati kita dengan menerapkan adab-adab yang diajarkan dalam Islam secara lahir dan batin. Kita obati hati dengan mengikuti ajaran Allah ta’ala dan meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kita obati hati kita karena hati memiliki penyakit-penyakit yang tidak bisa diobati oleh para dokter. Penyakit penyakit hati itu hanya bisa diobati dengan kesungguhan kita mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.

Khutbah Selengkapnya 3 Khutbah MENGOBATI HATI DARI PENYAKIT RIYA.pdf – 710 KB

 

Related posts