Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1444 H/2023 : 9 Pelajaran dari Madrasah Ramadhan

Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi umat islam. Setelah selama 1 bulan lamanya melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan, saatnya untuk menikmati manisnya hari kemenangan di Hari Raya Idul Fitri. Nah,, pembaca tahu bahwa pada pelaksanaan sholat ied, akan ada khutbah. Disini Deal Channel Media memberikan referensi untuk khutbah idul fitri 1444 H /2023 M. Berikut potongan isi dari khutbahnya…

Khutbah Idul Fitri
1 Syawal 1444 H/2023
9 Pelajaran dari Madrasah Ramadhan
Oleh: Nur Rohmad

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Wasiat takwa senantiasa dan akan terus mengawali setiap khutbah. Karena dalam kehidupan abadi di akhirat kelak, tidak ada yang bermanfaat bagi kita kecuali takwa dan amal shalih. Untuk itu, mengawali khutbah yang singkat ini, kami berwasiat kepada kita semua agar senantiasa berusaha untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah ta’ala dengan melakukan semua kewajiban dan meninggalkan seluruh larangan.

Hadirin jamaah shalat Idul Fitri rahimakumullah,

Selama satu bulan penuh kita telah menjalani pendidikan dan pelatihan di Madrasah Ramadhan. Selama menempuh pendidikan di Madrasah Ramadhan, kita tidak hanya dididik untuk memperbaiki hubungan dengan Allah ta’ala. Tapi juga dilatih untuk memperbaiki hubungan dengan sesama hamba.

Pada hari ini, di hari raya ini, kita semestinya merayakan kemenangan sebagai orang-orang yang berhasil melewati berbagai rintangan selama menjalani pendidikan di Madrasah Ramadhan. Kita rayakan keberhasilan kita menundukkan hawa nafsu. Kita rayakan kesuksesan kita mengalahkan tipu daya syetan. Kita rayakan kemenangan karena kita telah melewati Ramadhan dengan berbagai ibadah dan kebaikan.

Di hari raya ini, kita juga semestinya merayakan kelulusan dari Madrasah Ramadhan dengan meraih predikat sebagai orang-orang yang bertakwa. Sebaliknya, jika keluar dari Madrasah Ramadhan kita belum menjadi pribadi yang bertakwa, belum berhasil menundukkan hawa nafsu dan masih kalah dengan tipu daya syetan, pantaskah di hari yang fitri ini kita merayakan kemenangan?. Layakkah kita berhari raya?. Sejatinya, apa yang kita rayakan pada hari raya ini jika kita belum benar-benar Menjadi orang-orang yang bertakwa?

Oleh karena itu, hadirin sekalian, marilah kita bermuhasabah. Kita introspeksi dan evaluasi diri kita. Apakah kita telah layak merayakan kemenangan di hari raya ini?.

Hadirin jamaah shalat Idul Fitri yang berbahagia,

Ramadhan tiada lain adalah madrasah yang menempa diri kita menjadi pribadi yang lebih baik. Yaitu pribadi yang memenuhi hak Allah dan hak sesama hamba. Pribadi yang melakukan kewajiban kepada sesama hamba dan kewajiban kepada Allah subhanahu wata’ala.

Ketika menjalani pendidikan dan pelatihan di Madrasah Ramadhan, kita ditempa untuk menerima berbagai pelajaran. Di antaranya:

 Pertama, takwa. Tujuan utama dari puasa adalah la’allakum tattaquun. Artinya, puasa Ramadhan diwajibkan agar menjadi wasilah bagi kita untuk meraih ketakwaan. Ketika berpuasa, kita mendekatkan diri kepada Allah dengan meninggalkan syahwat makan, minum dan syahwat-syahwat lainnya. Kita melakukan hal itu tiada lain karena kecintaan kita kepada Allah lebih besar daripada kecintaan kita kepada diri kita sendiri. Di bulan Ramadhan, kita dilatih untuk mempuasakan seluruh anggota badan semampu yang dapat kita lakukan. Mata berpuasa sehingga tidak melihat yang haram. Lisan berpuasa sehingga tidak mengucapkan perkataan yang diharamkan. Begitu pula, hidung,

telinga, tangan, kaki dan sekujur badan ikut berpuasa sehingga tidak melakukan perkara-perkara yang diharamkan. Bahkan jika mampu, hati juga ikut berpuasa. Puasanya hati adalah mencegahnya secara total dari pikiran-pikiran duniawi dan segala hal selain Allah ta’ala.

Berikut cuplikan kutbah yang kami referensi kan, untuk khutbah lengkapnya dapat jamaah download dengan klik link berikut :

Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1444 H/2023 : 9 Pelajaran dari Madrasah Ramadhan

Related posts