Catat Sejarah Baru, SD Muhammadiyah Serbelawan Luluskan 26 Santri Generasi Pertama

Suasana khidmat prosesi wisuda 26 santri generasi pertama SD Muhammadiyah Serbelawan atau SD Muhasaba.
Sejarah baru tercipta, SD Muhammadiyah Serbelawan meluluskan 26 santri alumni pertama (First Generation) pada Sabtu, 27 Juni 2026.

DEAL PROFIL – SIMALUNGUN | Momentum bersejarah berhasil ditorehkan oleh dunia pendidikan Islam di Sumatra Utara. SD Muhammadiyah Serbelawan, atau yang lebih dikenal dengan nama SD Muhasaba, secara resmi melaksanakan prosesi wisuda bagi angkatan lulusan pertamanya. Langkah ini menjadi tonggak sejarah yang luar biasa mengingat institusi pendidikan ini memulai perjalanannya dari kondisi yang penuh dengan keterbatasan hingga akhirnya mampu bertransformasi menjadi salah satu sekolah dasar Islam yang megah dan diperhitungkan di Kabupaten Simalungun.

Tepat pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, suasana haru dan bangga menyelimuti kompleks sekolah. Sebanyak 26 santri dan santriah yang merupakan First Generation (Alumni Pertama) resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Upacara wisuda ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah perayaan atas kerja keras, konsistensi, dan visi besar dari seluruh elemen pendiri dan pengelola sekolah.

Read More

Kepala Sekolah SD Muhasaba, Ustadz Syaripuddin Panjaitan, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya dalam pidato sambutan. “Hari ini, Sabtu 27 Juni 2026, menjadi catatan sejarah penting bagi SD Muhasaba, karena sebanyak 26 Santri/ah diwisuda sebagai First Generation,” ungkapnya dengan penuh takzim di hadapan para wali murid dan tokoh masyarakat yang hadir.

Dari Pinggir Sungai Menuju Gedung Megah

Perjalanan SD Muhammadiyah Serbelawan untuk mencapai titik ini bukanlah perkara yang mudah. Didirikan pertama kali pada tahun 2020 silam, sekolah ini harus melewati berbagai fase krusial yang menguji daya tahan dan komitmen para pengurusnya. Keberadaan angkatan pertama ini adalah saksi hidup bagaimana sebuah niat mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat mengatasi berbagai rintangan infrastruktur.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Serbelawan, Masturi, memberikan kilas balik yang menyentuh mengenai awal mula berdirinya sekolah ini. Dalam kesempatan wisuda tersebut, beliau menceritakan kembali bagaimana kondisi awal proses belajar-mengajar pada enam tahun lalu.

“SD yang dahulu menumpang di gedung Panti Asuhan dan berada di pinggir sungai, kini berdiri megah di Jalan Bombongan Urat Bandar Selamat-Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun,” kenang Masturi.

Transformasi fisik dari sebuah ruang kelas pinjaman di tepi sungai menjadi bangunan permanen yang representatif merupakan bukti nyata dari semangat gotong royong warga Muhammadiyah dan para donatur. Perpindahan ke lokasi baru di Jalan Bombongan Urat Bandar Selamat ini sekaligus menandai babak baru standarisasi mutu pendidikan yang dicanangkan oleh SD Muhasaba guna memberikan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi anak-anak.

Foto bersama para santri dan santriah didampingi para guru dan jajaran pengurus PCM Serbelawan di depan gedung sekolah yang megah.

Investasi Karakter yang Membekas Hingga Hari Tua

Pendidikan dasar merupakan fondasi paling krusial dalam pembentukan karakter seorang anak. Pola didik yang diterapkan di sekolah dasar akan menjadi cetak biru (blueprint) kepribadian mereka di masa depan. Menyadari hal tersebut, PCM Serbelawan dan jajaran pengajar SD Muhasaba memfokuskan kurikulumnya pada penguatan akhlak Islam, kemandirian, serta keunggulan akademik.

Masturi secara khusus memberikan ucapan selamat sekaligus wejangan mendalam bagi para lulusan perdana ini. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai keislaman dan kedisiplinan yang telah ditanamkan sejak dini akan menjadi modal utama para santri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Selamat bagi Santri/ah SD Muhasaba yang menjadi alumni pertama. Insyaallah anak-anak yang dididik dengan baik dari SD, akan membekas hingga hari tua,” tutur Masturi dengan optimisme tinggi.

Konsep pendidikan holistik yang memadukan antara ilmu pengetahuan umum (sains) dan nilai spiritualitas agama (iman dan taqwa) menjadi keunggulan tersendiri bagi SD Muhammadiyah Serbelawan. Melalui model pembelajaran integratif ini, para alumni diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan integritas moral yang tinggi.

Daftar 26 Santri Pionir Generasi Pertama SD Muhasaba

Ke-26 santri dan santriah yang lulus pada tahun ajaran ini akan selalu tercatat dengan tinta emas dalam buku sejarah perkembangan SD Muhammadiyah Serbelawan. Sebagai angkatan pionir, mereka telah meletakkan standar prestasi dan budaya belajar bagi adik-adik kelas mereka.

Berikut adalah daftar lengkap nama alumni pertama SD Muhasaba yang diwisuda:

  1. SYAFIQ MUSYAFFA
  2. HAFI AL FAQIH ZEGA
  3. HAFSYA AL HAFIZA
  4. DHAFI ATHAYA RAMADHAN
  5. HUMAIRA HASIBUAN
  6. AULA AQILANISAH ARITONANG
  7. HIFDZI AL FIQIH ZEGA
  8. YUMNA TSAMARA QOLBI RAMBE
  9. AZKA SAKHI ZAIDAN
  10. FAIZ HAS PRADIPTO
  11. RAVI DIMAS YOGATAMA
  12. ABDULLAH KHAIRUL AZZAM
  13. ARSA ZAHIRAH ABROR
  14. ASSYABIYA KINARA
  15. FAIREL LUTHFI YASTHA
  16. HABIB ABHI MANYU
  17. HASYA NAZIFA LIM FILLAH
  18. IQBAL ABIDZAR ZIDNY
  19. MHD. AKHYAR ZEIN
  20. MUHAMMAD ALFAATHIR SUBRATA
  21. NAURA RIZKIA ARDILLAH
  22. RAISYAH RAMADHANI SIMBOLON
  23. REZY RAHMAD SIREGAR
  24. RIFQI AUNUR RASID
  25. SYAQILA AYLA YASMIN
  26. YUDISTIRA HADINATA

Menatap Masa Depan Pendidikan di Simalungun

Kesuksesan meluluskan angkatan pertama ini menjadi modal sosial yang luar biasa bagi SD Muhammadiyah Serbelawan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikannya. Kepercayaan masyarakat di Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan sekitarnya diprediksi akan semakin meningkat seiring dengan bukti nyata keberhasilan sekolah ini dalam membimbing santrinya dari nol hingga menyelesaikan pendidikan dasar.

Tantangan ke depan bagi sekolah-sekolah berbasis Islam di era digital adalah bagaimana terus meremajakan metode pembelajaran tanpa kehilangan esensi nilai-nilai luhur keagamaan. Dengan infrastruktur baru yang lebih memadai dan dukungan penuh dari Persyarikatan Muhammadiyah, SD Muhasaba optimistis mampu melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang siap bersaing di kancah global namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal dan spiritual.

Acara wisuda perdana ini ditutup dengan doa bersama, penyerahan ijazah secara simbolis, dan foto bersama yang mengabadikan senyum kebahagiaan para santri, orang tua, serta majelis guru. Sejarah telah dicatat, dan perjalanan panjang menuju pendidikan yang mencerahkan baru saja dimulai dari sudut Jalan Bombongan Urat Bandar Selamat. (red)

 

Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel dan Alwas Mart Media melalui Whatsapp Channel:
Channel Whatsapp Deal Channel

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you human? Please solve:Captcha