Titah Prabowo ke Dony Oskaria: Tugas, Peran & Isu Kementerian BUMN Pascareshuffle

COO Danantara Dony Oskaria. ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Risa Krisadhi/aww. (ANTARA FOTO/Risa Krisadhi)
COO Danantara Dony Oskaria. ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Risa Krisadhi/aww. (ANTARA FOTO/Risa Krisadhi)

DEAL NASIONAL | Presiden Prabowo Subianto telah memberikan titah resmi kepada Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN setelah Erick Thohir dialih tugas menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Penunjukan ini dikeluarkan melalui surat resmi dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dengan nomor B-20/M/S/AN.00.03/09/2025 tertanggal 17 September 2025, agar Kementerian BUMN tetap berjalan lancar meskipun jabatan Menteri definitif belum ditetapkan. Kata “agar Kementerian BUMN tetap berjalan lancar” sebagaimana dikutip dari Katadata menyebutkan bahwa penunjukan dilakukan “untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian BUMN.” Katadata

Penunjukan Plt Menteri BUMN: Latar & Langkah Resmi

  • Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN melalui surat Menteri Sekretaris Negara yang ditandatangani Prasetyo Hadi. Penugasan berlaku “sampai terdapat arahan lebih lanjut dari Presiden atau diangkatnya Menteri BUMN definitif.”
  • Keputusan ini menyusul pergantian Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 17 September 2025 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/P Tahun 2025.
  • Prasetyo Hadi menyebut bahwa penunjukan Dony sebagai Plt bertujuan memastikan fungsi dan tugas Kementerian BUMN tidak terganggu dalam masa transisi.

Siapa Dony Oskaria: Profil & Pertimbangan

  • Latar belakang: Dony Oskaria lahir 26 September 1969 di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat. Ia pernah mengecap pendidikan di Universitas Padjadjaran dan meraih gelar MBA dari The Asian Institute of Management di Filipina.
  • Jabatan saat ini: selain sebagai Wakil Menteri BUMN, Dony juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau Danantara.
  • Alasan dipilih: posisi strategis sebagai wakil menteri serta keterlibatannya dalam Danantara membuatnya dipandang tepat menjalankan tugas Plt Menteri BUMN. Penugasan ini juga mempertimbangkan bahwa ia tidak lagi terbebani perangkat-perangkat tambahan di Danantara yang bisa mengganggu fokus.

Tugas Utama & Batasan Wewenang

  • Dony sendiri menyatakan bahwa tugas utamanya adalah untuk menggantikan tugas yang sebelumnya dijalankan oleh Erick Thohir, agar semua operasional kementerian berjalan baik. detikfinance+1
  • Ia mengaku belum memperoleh arahan dari Presiden Prabowo mengenai kemungkinan dirinya diangkat sebagai Menteri BUMN definitif, ataupun wacana peleburan antara Kementerian BUMN dengan Danantara. “Saya belum mendapatkan arahan, yang penting kita jalankan dulu saja.” detikfinance+1
  • Karena statusnya Plt, masa tugasnya tergantung keputusan kepresidenan selanjutnya. Belum ada kepastian mengenai durasi, dan belum ada yang menyebutkan siapa menteri definitivo yang akan menggantikan secara penuh.

Isu dan Spekulasi: Danantara & Restrukturisasi Kementerian

  • Muncul isu bahwa Kementerian BUMN bisa dilebur ke dalam Danantara, terutama karena fungsi Danantara yang terkait dengan pembenahan perusahaan pelat merah dan pengelolaan investasi. Namun hingga sekarang belum ada keputusan resmi maupun arahan langsung dari Presiden tentang peleburan tersebut.
  • Pemerintah menekankan bahwa Danantara saat ini lebih difokuskan sebagai lembaga pengelola investasi strategis dan bagian dari upaya pembenahan manajemen BUMN-BUMN, bukan sebagai entitas yang menggantikan fungsi kementerian.

Respons & Harapan Publik

  • Publik dan pengamat politik menyorot bahwa penunjukan Plt ini adalah bagian dari mekanisme transisi yang cukup cepat setelah Erick Thohir dimutasi. Mereka berharap Dony Oskaria melanjutkan program yang sudah berjalan serta memberi stabilitas di tengah dinamika di sektor BUMN.
  • Ada tekanan agar Dony segera memberi kepastian visi dan arah kebijakan, terutama dalam konteks efisiensi BUMN, transparansi, tugas Danantara, dan kebijakan investasi yang melibatkan aset negara.
  • Harapan lainnya adalah agar proses seleksi atau penunjukan Menteri BUMN definitif dilakukan dengan hati-hati, memperhatikan kompetensi, visi keberlanjutan (sustainability), dan integritas, mengingat posisi BUMN sangat strategis dalam perekonomian nasional.

Kesimpulan

Penunjukan Dony Oskaria sebagai Plt Menteri BUMN oleh Presiden Prabowo adalah langkah taktis untuk menjaga agar operasional kementerian tetap berjalan setelah Erick Thohir pindah tugas. Walau demikian, banyak variabel yang masih mengambang: apakah Dony akan menjadi Menteri definitif, apakah akan terjadi peleburan kementerian dengan Danantara, serta bagaimana arah kebijakan BUMN di bawah kepemimpinannya.

Read More

Yang jelas, “titah Prabowo” lewat surat resmi menunjukkan bahwa transparansi dan kesinambungan institusi menjadi prioritas dalam pergantian jabatan strategis ini. Publik kini menanti aksi nyata dari Dony Oskaria sebagai Plt: meneruskan, memperkuat, dan membenahi Kementerian BUMN agar mampu menjadi mesin pembangunan ekonomi yang handal dan akuntabel. (wam)

Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel melalui Whatsapp Channel:
https://whatsapp.com/channel/0029VaFToFG8kyyGpriTkR0G

Related posts