Contents
Transformasi Infrastruktur, Kompleksitas Hukum Mengiringi
Proyek Whoosh melibatkan aspek hukum kompleks, mulai dari pengadaan lahan, ganti rugi, perlindungan penumpang, hingga hak pekerja. Meski sebagian ditangani tim hukum profesional, di tingkat masyarakat peran paralegal menjadi vital.
Menghubungkan Proyek Besar dan Rakyat Kecil
Selama pembangunan jalur Whoosh dari Halim hingga Tegalluar, banyak terjadi negosiasi dengan warga terdampak. Paralegal yang memahami konteks lokal dapat memediasi dan menjembatani kepentingan antara masyarakat dan pemerintah atau perusahaan.
“Paralegal menjadi fasilitator komunikasi dan pendamping hukum strategis,” — Dr. Laksmi Wahyuningtyas, Universitas Indonesia
Isu Perlindungan Pekerja dan Penumpang
Paralegal juga berperan dalam perlindungan hak pekerja dan penumpang, membantu korban kecelakaan kerja atau keluhan layanan seperti keterlambatan dan diskriminasi.
Pendidikan Paralegal Transportasi: Masih Minim
Pelatihan khusus paralegal bidang transportasi modern masih langka. LBH, universitas, dan pemerintah daerah perlu mendorong pendidikan ini agar proyek nasional berjalan lancar tanpa konflik hukum.
Urgensi Regulasi dan Kelembagaan
Penguatan payung hukum untuk paralegal sangat diperlukan. Meski diakui dalam Permenkumham No. 1 Tahun 2018, status paralegal belum sekuat advokat. Dukungan kelembagaan akan membuat mereka bekerja optimal di proyek strategis nasional.
Di tengah deru Whoosh yang membawa Indonesia ke era baru, paralegal adalah penjaga suara rakyat kecil, perlindungan pekerja, dan keadilan sosial di jalur kecepatan tinggi. (ath)






