GITEX Asia 2025: AI Jadi Motor Inovasi Lintas Sektor di Asia

Capacity Crowds Mark Monumental Opening of GITEX ASIA x Ai Everything Singapore – Cementing New Era For Asia’s Tech Industry (https://startupnews.fyi)

DEAL TECHNO | GITEX Asia 2025, yang akan digelar pada 23–25 April 2025 di Marina Bay Sands, Singapura, siap menjadi panggung utama bagi transformasi digital Asia. Dengan fokus pada kecerdasan buatan (AI), acara ini diharapkan menjadi katalisator inovasi lintas sektor, mempertemukan lebih dari 1.000 perusahaan global, 25.000 pembeli teknologi, dan 250 investor dari 120 negara.

GITEX Asia 2025 menandai ekspansi dari GITEX Global, pameran teknologi terbesar dunia yang sebelumnya diadakan di Dubai. Acara ini akan menampilkan berbagai program unggulan seperti Ai Everything Asia, GITEX DIGI_HEALTH 5.0, dan North Star Asia, yang berfokus pada startup dan investor.

Read More

Menurut Trixie LohMirmand, Wakil Presiden Eksekutif Dubai World Trade Centre (DWTC), “Momentum adalah kuncinya. Tahun ini dan tahun depan adalah tentang momentum, baik untuk perusahaan besar, UKM, startup, maupun Big Tech. Kita harus bergerak cepat bersama dunia untuk mengikuti evolusi yang terjadi.”

Acara ini akan menghadirkan lebih dari 500 pembicara yang membahas topik-topik penting seperti AI, telekomunikasi, komputasi awan, pusat data, keamanan siber, dan fintech. Sesi-sesi kunci seperti AI for Tomorrow Summit, Sustainable Smart Cities, GITEX ASEAN Tech Summit, dan Supernova Pitch Competition akan menampilkan ide-ide inovatif di berbagai industri, termasuk layanan publik, ritel, keuangan, pendidikan, kesehatan, dan manufaktur.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Nezar Patria, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan AI. “Hal ini memungkinkan Indonesia dan negara maju lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam rantai pasokan AI global, tidak hanya sebagai pengguna atau pasar saja,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia juga tengah menyusun regulasi yang tepat untuk pengembangan AI, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari industri, akademisi, hingga masyarakat luas. “Keterlibatan proaktif seluruh pemangku kepentingan dalam regulasi dan pengembangan AI sangat penting,” tambah Nezar.

GITEX Asia 2025 bukan sekadar pameran teknologi, tetapi juga simbol dari pergeseran kekuatan digital ke Asia, khususnya ASEAN. Dengan fokus pada AI dan kolaborasi lintas sektor, acara ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di kawasan, termasuk Indonesia, yang memiliki potensi besar dalam ekonomi digital dan pengembangan AI. (wam)

 

Sumber:

Related posts