DEAL MOJOKERTO | Majapahit, kerajaan besar yang pernah berjaya di Nusantara, meninggalkan jejak sejarah yang masih dapat kita temui hingga saat ini. Kerajaan yang berdiri pada abad ke-13 ini dikenal sebagai salah satu kerajaan terkuat dan terbesar di Asia Tenggara. Sisa-sisa kejayaan Majapahit masih dapat dilihat di berbagai tempat di Indonesia, menjadi saksi bisu kebesaran masa lampau.
Salah satu bukti nyata keberadaan Majapahit adalah Trowulan, sebuah situs arkeologi yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur. Di sini, para arkeolog menemukan reruntuhan candi, kolam, dan struktur bangunan yang diyakini merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit. Situs Trowulan menawarkan gambaran tentang kehidupan di masa kejayaan Majapahit, lengkap dengan artefak dan relief yang menceritakan kisah masa lalu.
Selain Trowulan, Candi Tikus dan Candi Brahu juga menjadi saksi bisu kebesaran Majapahit. Candi Tikus, yang ditemukan pada tahun 1914, merupakan tempat pemandian suci yang digunakan oleh bangsawan Majapahit. Sementara itu, Candi Brahu adalah salah satu candi terbesar di Trowulan dan diyakini sebagai tempat pemujaan.
Keberadaan Majapahit juga masih terasa di Bali. Pada masa lalu, Bali merupakan salah satu wilayah yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Pengaruh budaya dan agama Hindu dari Majapahit masih sangat kental di Bali, terlihat dari upacara keagamaan dan arsitektur pura yang mirip dengan peninggalan Majapahit.
Tak hanya di Jawa dan Bali, jejak Majapahit juga tersebar di berbagai wilayah Nusantara, seperti di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Hal ini menunjukkan luasnya kekuasaan dan pengaruh Majapahit di seluruh Nusantara. Bukti-bukti arkeologis, seperti prasasti dan arca, menjadi pengingat akan kejayaan kerajaan yang pernah menyatukan wilayah Nusantara ini.
Selain peninggalan fisik, warisan Majapahit juga dapat ditemukan dalam berbagai aspek budaya dan tradisi masyarakat Indonesia. Kisah-kisah dari era Majapahit sering kali diceritakan kembali dalam bentuk cerita rakyat, seni pertunjukan, dan karya sastra. Gamelan dan wayang, yang berkembang pesat pada masa Majapahit, masih menjadi bagian penting dari kebudayaan Indonesia hingga hari ini.
Sisa-sisa kejayaan Majapahit menjadi pengingat akan masa lalu yang gemilang dan sekaligus menjadi inspirasi untuk masa depan. Penelitian dan pelestarian situs-situs peninggalan Majapahit terus dilakukan agar generasi mendatang dapat belajar dan menghargai sejarah besar yang dimiliki bangsa Indonesia. Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya ini sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan kita sebagai bangsa. (ath)






