DEAL PROFIL | Di jantung Kota Solo, berdiri megah Masjid Sheikh Zayed, sebuah simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Masjid ini tidak hanya menambah keindahan arsitektur kota, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Masjid Sheikh Zayed merupakan hadiah dari Pangeran Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota Abu Dhabi, kepada Indonesia. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2020 dan selesai pada tahun 2022. Masjid ini adalah replika dari Masjid Sheikh Zayed yang terkenal di Abu Dhabi, tetapi dengan sentuhan khas Indonesia yang membuatnya unik.
Arsitektur Masjid Sheikh Zayed di Solo memadukan gaya Timur Tengah dengan unsur-unsur lokal. Masjid ini memiliki empat menara yang menjulang tinggi dan kubah besar yang dilapisi dengan ornamen geometris khas Arab. Di bagian dalam, ruang sholat utama dihiasi dengan lampu gantung megah dan kaligrafi indah yang menambah kesakralan tempat ibadah ini. Lantai marmer yang halus dan karpet berwarna-warni memberikan kenyamanan bagi para jamaah.
Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan komunitas. Terdapat ruang kelas dan perpustakaan yang digunakan untuk pendidikan agama dan umum. Masjid ini juga memiliki aula serbaguna yang sering digunakan untuk pertemuan, seminar, dan acara sosial lainnya. Selain itu, masjid ini menyediakan layanan kesehatan gratis dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran Masjid Sheikh Zayed di Solo telah menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara. Wisata religi ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisata, tetapi juga berdampak positif pada perekonomian lokal. Pedagang kaki lima, restoran, dan hotel di sekitar masjid merasakan peningkatan pendapatan berkat kunjungan wisatawan yang terus meningkat.
Masyarakat Solo menyambut dengan antusias keberadaan masjid ini. Banyak yang merasa bangga memiliki tempat ibadah yang megah dan indah di kota mereka. Acara-acara besar seperti peringatan hari besar Islam dan kegiatan sosial sering kali dipusatkan di masjid ini, menjadikannya sebagai pusat aktivitas masyarakat yang dinamis.
Masjid Sheikh Zayed di Kota Solo bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol persahabatan, pusat kegiatan komunitas, dan ikon arsitektur yang mengagumkan. Dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan dan pengaruh positifnya terhadap masyarakat sekitar, masjid ini terus memainkan peran penting dalam kehidupan sosial dan budaya di Solo. Kehadirannya memperkaya warisan budaya dan spiritual Indonesia, serta mempererat hubungan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. (ath)








