DEAL NASIONAL | Ketua Komisi Nasional Pengkajian dan Penanganan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas KIPI), Hinky Hindra Irawan Satari, memberikan klarifikasi terkait temuan kasus Thrombosis with Thrombocytopenia Syndrome (TTS) yang menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan vaksin Covid-19. Hinky menegaskan bahwa efek samping dari vaksin Covid-19 umumnya terjadi dalam rentang waktu maksimal 42 hari setelah penyuntikan. Oleh karena itu, kasus TTS yang muncul saat ini tidak dapat disebabkan oleh vaksinasi Covid-19, karena telah melewati periode tersebut.
“Jika saat ini ada kasus TTS di Indonesia, itu kemungkinan besar disebabkan oleh faktor lain,” ungkap Hinky dalam pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Meskipun demikian, Hinky mendorong masyarakat untuk melaporkan setiap kejadian yang terjadi setelah menerima imunisasi ke pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Langkah ini penting untuk memungkinkan penyelidikan awal dan tindakan anamnesis yang tepat.
“Puskesmas dilengkapi dengan tenaga terlatih yang akan melakukan investigasi dan anamnesis terhadap setiap kejadian pasca-imunisasi. Jika diperlukan, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Hinky.
Komnas KIPI juga memberikan jaminan bahwa tidak ada kasus TTS yang terkait dengan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Indonesia. Melalui surveilans aktif dan pasif yang dilakukan selama proses penyuntikan vaksin, tidak ada laporan mengenai TTS atau penurunan jumlah trombosit darah yang signifikan.
Hinky menekankan bahwa keamanan vaksin tetap menjadi prioritas utama, dan pemerintah terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap efek samping yang mungkin terjadi setelah vaksinasi.
Sementara itu, perusahaan farmasi AstraZeneca menghadapi gugatan class action terkait vaksin Covid-19 yang dikembangkannya bersama University of Oxford. Meskipun AstraZeneca menegaskan bahwa vaksin tersebut aman, dalam dokumen hukum yang diserahkan ke pengadilan, perusahaan tersebut mengakui bahwa vaksin AstraZeneca dapat menyebabkan TTS dalam kasus yang sangat jarang.
TTS adalah kondisi medis yang menyebabkan pembekuan darah abnormal dan penurunan jumlah trombosit darah. Meskipun kasus ini terkait dengan vaksin AstraZeneca, perlu diingat bahwa kejadian ini sangat jarang terjadi dan efek samping yang lebih umum dari vaksinasi jauh lebih jarang terjadi. (wam)









