DEAL MEDAN | Rapat kerja bulanan kantor hukum paralegal Sumatera Utara secara online dari Medan pada Senin (31/7) tadi malam, menghasilkan empat keputusan penting, hal itu disampaikan direktur eksekutif Alim Thonthowi kepada www.deal-channel.com.
Menurut Alim, keputusan pertama ialah masing-masing konsul perwakilan harus selesai menyiapkan kantor beserta banner, spanduk dan tim kerja usai rapat dilaksanakan.
“Paling tidak satu bulan ini,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, manajemen kantor hukum mutlak diterapkan sehingga pelayanan masyarakat dapat terlaksana.
Keputusan kedua, paralegal harus melek teknologi dan memiliki semua perangkat media sosial seperti whatsapp, tweeter, youtube, tik tok, facebook, website dan bermitra dengan media berita online deal channel.
“Jangan sampai paralegal tidak paham IT, begitu mau zoom kamera tidak menyala, bingung bagaimana masuk link zoom,” jelasnya.
Keputusan ketiga, program kerja harus dilaksanakan guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan kebutuhan tim paralegal di yang bekerja.
“Kita membangun kantor dan bekerja untuk mendapatkan hasil, kalau hanya kumpul-kumpul saja untuk apa tidak bermanfaat, saya memberikan legalitas kepada saudara dan memberikan peluang dengan semua sumberdaya, saudara harus jalankan peluang itu, jangan plin plan, maju mundur,” papar Alim Thonthowi.
Keputusan terakhir, dalam waktu singkat konsolidasi harus dilaksanakan dan berhasil, artinya personalia kepengurusan paralegal baik di pusat ataupun konsul perwakilan daerah harus terbentuk agar program kerja dapat berjalan.
Menanggapi hal tersebut, konsul perwakilan Madura Abdurrouf siap melaksanakan hasil keputusan rapat kerja tadi malam, paralegal asal Madura itu dalam waktu singkat akan memenuhi semua tuntutan kantor pusat.
“Baik, peserta pelatihan akan kami hadirkan dan kantor segera dibentuk,” jelasnya.
Rapat kerja bulanan tadi malam dihadiri oleh dua konsul perwakilan daerah Madura dan Trenggalek, sisanya pengurus paralegal dari wilayah Sumatera Utara. (jm)









