DEAL OLAHRAGA l Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengaku merasa sangat tidak nyaman menggunakan kendaraan baracuda milik kepolisian, Mereka harus menaikan tiga kendaraan baracuda dan dua kendaraan jenis tambora saat menghadapi Persita Tanggerang pada minggu (23/7) lalu.
Coach Thomas Doll mengungkapkan bahwa persiapan tim sebenarnya berjalan dengan baik, tetapi masalah penggunaan baracuda mengganggu kenyamanan para pemain. Beberapa pemain persija yang tinggi merasa kesulitan duduk dalam kendaraan tersebut.
“Sebenarnya persiapan kami jelang laga itu bagus, tapi karena kami ke stadion naik rantis itu jadi tidak nyaman bagi para pemain, duduknya tidak benar kerena banyak pemain kita yang tinggi” Ujar Thomas Doll.
Namun meskipun menghadapi kendala, Doll menolak menjadikan hal tersebut sebagai alasan atas kekalahan 0-1 yang diderita Persija dari tim Persita. Selain itu persija juga harus bermain tanpa kehadiran MarkoSimic yang absen jelang kick-off.
Hal ini berdampak pada ketidakefektifan lini serang persija yang tidak mampu mencetak tembakan ke gawang persita, Doll menyadari bahwa timnya menang tidak memiliki penyerang pengganti yang sepadan.
“Kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk lawan persebaya dan menunjukkan sesuatu yang berbeda” Tutupnya. (AM)








